Liburaaann ??
Semua orang pasti butuh waktu untuk berlibur menyegarkan pikiran setelah beberapa hari melaksanakan rutinitas seperti kerja, kuliah, dll. Seperti kami salah satunya yang memutuskan untuk berkumpul dan mencari tempat wisata untuk sekedar temu kangen dan jalan-jalan setelah beberapa bulan tidak bertemu karena sudah sibuk dengan pekerjaannya masing-masing..
Dari beberapa pilihan tempat wisata alam, kami memutuskan untuk pergi ke Taman Wisata Alam Hutan Mangrove daerah Pantai Indah Kapuk
berdasarkan referensi dari teman sebelumnya. Dengan bermodalkan petunjuk arah dari handphone akhirnya kami memulai perjalanan awal menggunakan KRL Commuter Line dari Stasiun Bekasi dengan tujuan akhir Stasiun Jakarta Kota, setelah sampai kami keluar dari stasiun dan menyebrang ke depan Museum Bank Indonesia. Menurut rute yang kami dapat, ada 2 angkutan umum yang bisa dipakai yaitu Bis Biru Kopami Jaya 02 arah Muara Karang dan Bis BKTB arah Pantai Indah Kapuk, karena kami ingin kendaraan yang lebih praktis maka kami mencoba menunggu Bis BKTB tersebut di halte busway Kota di seberang Stasiun Jakarta Kota. Setelah menunggu sekitar 1 jam, Bis BKTB belum juga datang dan akhirnya kami memutuskan untuk naik Bis Biru Kopami Jaya 02 saja demi mempersingkat waktu. Di dalam bis kami sempat bingung akan turun dimana dan angkutan umum apalagi yang harus dinaiki agar lebih cepat, kami pun mencoba bertanya kepada kenek bis, dan kami diantar sampai depan Pintu Gerbang Pantai Indah Kapuk lalu kami diintruksikan untuk meneruskan menggunakan Angkot Merah KWK U11 arah Kapuk. Kami langsung melanjutkan perjalanan dengan memberitahukan tujuan kami turun dan sang supir pun mengantar dan menurunkan kami tepat di depan pintu Taman Wisata Alam Hutan Mangrove.
Alhamdulillah kami bersyukur setelah melalui perjalanan sekitar 3 jam akhirnya kami bisa sampai, lalu kami berjalan masuk untuk membeli tiket masuk dan disitu sudah terasa suasana alam yang jauh berbeda dengan suasana panasnya diperjalanan. Berikut adalah biaya tiket masuk Taman Wisata Alam hutan mangrove:
Setelah membayar kami diarahkan ke jalan masuk hutan mangrove dan disitu ada pemeriksaan bagi yang membawa kamera akan dikenakan biaya atau denda sebesar satu juta rupiah kecuali kamera yang ada pada handphone.
Sebelumnya bagi yang berniat untuk pergi kesana dengan jarak yang lumayan jauh, disarankan untuk makan terlebih dahulu atau membawa bekal makanan dari rumah agar lebih praktis karena kantinnya lumayan ramai dan ngantrii, kasian kan yang udah kelaperan, hehee.
Lelah dan pusing saat perjalanan terbayar sudah setelah kami melihat suasana alam disana yang jarang sekali bisa ditemukan di daerah perkotaan. Kumpulan pohon-pohon membawa efek sejuk dan menjadi tempat yang tepat untuk kalian yang sedang membutuhkan tempat untuk refreshing dari rutinitas sehari-hari.
Kami pun tidak melewatkan moment foto-foto dan mengabadikan liburan kami disini untuk di share kepada teman-teman lain yang mungkin berniat untuk kesini, karena banyak sekali latar tempat yang sayang untuk dilewatkan dan bagus untuk dijadikan foto dan disini juga banyak pasangan-pasangan yang melakukan foto prewedding. Ini beberapa foto kami:
berdasarkan referensi dari teman sebelumnya. Dengan bermodalkan petunjuk arah dari handphone akhirnya kami memulai perjalanan awal menggunakan KRL Commuter Line dari Stasiun Bekasi dengan tujuan akhir Stasiun Jakarta Kota, setelah sampai kami keluar dari stasiun dan menyebrang ke depan Museum Bank Indonesia. Menurut rute yang kami dapat, ada 2 angkutan umum yang bisa dipakai yaitu Bis Biru Kopami Jaya 02 arah Muara Karang dan Bis BKTB arah Pantai Indah Kapuk, karena kami ingin kendaraan yang lebih praktis maka kami mencoba menunggu Bis BKTB tersebut di halte busway Kota di seberang Stasiun Jakarta Kota. Setelah menunggu sekitar 1 jam, Bis BKTB belum juga datang dan akhirnya kami memutuskan untuk naik Bis Biru Kopami Jaya 02 saja demi mempersingkat waktu. Di dalam bis kami sempat bingung akan turun dimana dan angkutan umum apalagi yang harus dinaiki agar lebih cepat, kami pun mencoba bertanya kepada kenek bis, dan kami diantar sampai depan Pintu Gerbang Pantai Indah Kapuk lalu kami diintruksikan untuk meneruskan menggunakan Angkot Merah KWK U11 arah Kapuk. Kami langsung melanjutkan perjalanan dengan memberitahukan tujuan kami turun dan sang supir pun mengantar dan menurunkan kami tepat di depan pintu Taman Wisata Alam Hutan Mangrove.
Setelah membayar kami diarahkan ke jalan masuk hutan mangrove dan disitu ada pemeriksaan bagi yang membawa kamera akan dikenakan biaya atau denda sebesar satu juta rupiah kecuali kamera yang ada pada handphone.
Sebelumnya bagi yang berniat untuk pergi kesana dengan jarak yang lumayan jauh, disarankan untuk makan terlebih dahulu atau membawa bekal makanan dari rumah agar lebih praktis karena kantinnya lumayan ramai dan ngantrii, kasian kan yang udah kelaperan, hehee.
Lelah dan pusing saat perjalanan terbayar sudah setelah kami melihat suasana alam disana yang jarang sekali bisa ditemukan di daerah perkotaan. Kumpulan pohon-pohon membawa efek sejuk dan menjadi tempat yang tepat untuk kalian yang sedang membutuhkan tempat untuk refreshing dari rutinitas sehari-hari.
Kami pun tidak melewatkan moment foto-foto dan mengabadikan liburan kami disini untuk di share kepada teman-teman lain yang mungkin berniat untuk kesini, karena banyak sekali latar tempat yang sayang untuk dilewatkan dan bagus untuk dijadikan foto dan disini juga banyak pasangan-pasangan yang melakukan foto prewedding. Ini beberapa foto kami:
Sekian pengalaman kami saat berlibur ke Taman Wisata Alam Hutan Mangrove, tempatnya sangat recommended untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu libur atau weekend dengan suasana alam.
Terima Kasih,





Tidak ada komentar:
Posting Komentar